inal Fantasy 7 (Fan Art Story)
Cloud: Crisis Core to the Main Story
Sebuah suara yang tak asing bagi cloud dan Zack terdengar. Tembakan senapan dari senjata milik Shinra terdengar begitu jelas di telinga mereka. Dua buah tembakan yang mengenai ban truk yang mereka tumpangi menghentikan pelarian mereka dari percobaan Shinra. Cloud yang masih setengah sadar, secara naluri berlari dari truk itu. Zack mengejar Cloud dari belakang. Tiga buah tembakan dari senjata Shinra tersebut melesat dan mengenai Cloud. Zack menggotong cloud ke balik batu besar yang menjulang tinggi di tempat yang tidak jauh dari tempat mereka, tetapi sebelum sampai di tempat itu zack tertembak di bagian pundak.
“Cloud, tetaplah di tempat ini, aku akan menghadapi mereka. Kalau kau sudah sadar, pergilah ke midgar untuk bersembunyi!” Zack memberi perintah pada cloud yang masih dipengaruhi oleh Mako lalu dijawab cloud dengan satu kata “Baik”. Zack berbalik, mangangkat pedang besarnya, lalu dengan langkah yang lemah karena ia masih sedikit dipengaruhi Mako dan lukanya ia mengayunkan pedang ke para SOLDIER yang mengejar mereka.
Dengan langkah gontai, ia menyerang dan berhasil melukai beberapa SOLDIER. Namun, para SOLDIER lain memukul kepala Zack dan menembakinya berkali-kali. Zack yang mulai kehilangan kesadaran jatuh dan pingsan. Beberapa SOLDIER menembakinya beberapa kali untuk memastikan ia sudah mati.
Salah seorang SOLDIER memeriksa apakah Cloud sudah mati atau tidak. Cloud yang tidak berdaya pingsan sehingga mereka menganggap Cloud sudah mati. Pemimpin SOLDIER tersebut memberi laporan ke pusat laboraturium Mako bahwa target sudah mati.
Beberapa saat kemudian, Zack yang sekarat terbangun dari pingsannya, begitu juga dengan Cloud. Hujan mulai turun dan membasahi tubuh Zack dan Cloud. Cloud yang masih lemas menggeret tubuhnya yang lemah itu ke tempat Zack.
Zack :“Cloud…”
Cloud :“…”
Zack :”Kau ingin tahu, cloud. Mengapa aku kuat?”
Cloud :”Karena berlatih?”
Zack :”hahaha… *ugh* hahaha…, bukan cloud, bukan!”
Cloud :”Bukan?”
Zack :”*batuk*bukan itu, cloud.”
Cloud :”jadi…”
Zack :”itu semua dari sini…” (zack memeluk Cloud hingga kepala Cloud mengenai dada Zack yang penuh darah)
Cloud :”dari….dadamu?”
Zack :”*menarik napas* bukan cloud, tetapi dari hati”
Cloud :”dari……hati”
Zack :” ya…. Benar dari hati. Jika kau memiliki sesuatu yang kau rasa ingin lindungi, kau akan bertambah kuat”
Cloud :”melindungi….”
Zack : “benar, cloud… lindungilah orang yang kau cintai *batuk*”
Zack : “cloud, aku tak akan lama lagi kembali ke planet. Aku tak bias mengajarimu lebih dari ini, jadi cloud… apa yang akan kau lakukan setelah ini?”
Cloud : “melindungi….Orang yang dicintai….Hati…..Zack….aeris….”
Zack : “hahaha… benar, cloud jika kau menemuinya Lindungilah dia *haaaah*”
Cloud : “ya, zack?...Zack?....Zack?”
Zack (dalam senyumnya ia menutup mata):”….”
Cloud : “ha’ah..”
Cloud : “Zack?”
Cloud : “ZAAAAaaaaaaaaack!!………”
Dengan langkah pincang, cloud menyeret pedang Buster Sword milik Zack pergi dari mayat zack. Tubuh zack yang penuh luka berubah menjadi lifestream. Zack kembali terbangun dan melihat tangan dalam cahaya. Ia meraihnya dan ia seutuhnya menjadi lifestream.
Cloud yang lemah itu menyerap seluruh ingatan Zack yang ia ceritakan dalam truk. Cloud menganggap seluruh ingatan Zack itu adalah ingatannya. Ia berjalan tanpa arah ke sebuah padang tandus yang dipenuhi monster. Tanpa disadari, kekuatan cloud meningkat drastis sejak ia digunakan sebagai percobaan Mako. Seekor Cockatris raksasa yang melewati tempat itu berusaha memakan cloud dengan Magic Petrify mikiknya. Ketika Cockatoris melakukan serangan Stone Kick miliknya, Cloud menghindari serangan dan mengangkat senjata Zack lalu memotong monster itu dengan sekali tebas.
Cloud yang terhuyung-huyung karena kelelahan lalu pingsan. Sesosok wanita samar-samar mengangkat Cloud menuju sebuah kota, sebuah kota besar. Cloud terbangun dan menyadari bahwa ia sudah ada di tepat tidur seseorang. Ia mengenali sesuatu dari hiasan kamar tersebut, namun ia tidak mengingatnya. Terdengar suara seorang wanita menggil
??? : “Cloud, kau sudah sadar?”
Cloud : “Suara itu…”
??? : “kau tidak mengenaliku, Cloud. Memang sudah lama dan suaraku mungkin sudah berubah, tapi bisakah kau mengenaliku?.... Cloud?...
Cloud Berguman : “satu-satunya anak perempuan yang kukenal dan menggunakan gaya bahasa yang kasar itu hanyalah….”
Cloud : “Tifa!!!”
Tifa : “Tee Hee… Cloud, kukira kau tidak mengenaliku..
Tifa masuk ke kamar dimana Cloud beristirahat. Ia dengan penuh semangat melihat wajah Cloud yang tidak jauh berubah sejak ia pergi dari kampung halaman mereka.
Cloud : “Apa yang kau lakukan di sini? …. Tifa”
Tifa : “Aku bekerja di sini dan sebagai pengasuh anak”
Cloud : “Kau…. Sudah punya anak?”
Tifa : “ hehehehe… tidak, aku hanya mengasuh anak temanku.”
Tifa : “jadi… pekerjaanmu sekarang apa?”
Cloud yang mengingat kembali memorinya yang tercampur mulai kacau dan memilih pekerjaan Zack daripada pekerjaannya yang memalukan, yaitu hanya seorang tentara biasa yang tidak bisa lulus dari ujian SOLDIER. Serta memulai hidupnya yang baru sebagai Cloud SOLDIER 1st class, yang kini menjadi tentara bayaran.
Cloud : “aku……tentara bayaran”
Tifa : “…..”
TIfa : “benarkah? Itu bagus… omong-omong kau di SOLDIER kan?”
Cloud : “Tidak lagi”
Tifa : “jadi kau kini er… dulu kau di kelas yang ke berapa?”
Cloud : “…….1st class”
Tifa : “bagus….aku memiliki teman yang memerlukan jasamu, Cloud-sama!”
Cloud : “jadi…. Berapa bayaranku?”
Tifa : “Sebenarnya bukan sekarang tugas itu, lagipula ia sedang mengumpulkan uang”
Cloud : “Bisa tinggalkan aku sebentar”
Tifa : “Baik…”
Tifa meninggalkan cloud. Cloud yang masih lemah kembali tidur.
Keesokan harinya, Cloud berlatih menggunakan pedang Zack. Ia bertarung dengan beberapa jenis monster. Saat ia berlatih di Train Graveyard, ia bertemu seekor monster aneh yang belum pernah ia jumpai, Cactuar. Cloud dengan susah payah melawan cactuar yang susah diserang. Saat Cloud mengetahui cara mudah menggunakan pedang yang sangat berat itu, ia menyerang Cactuar dengan keras sehingga cactuar itu terbelah menjadi dau bagian. Cloud mengambil sesuatu yang ada pada Cactuar itu, yaitu sebuah materia api.
Beberapa saat kemudian, tifa memanggil Cloud untuk bertemu seorang yang ingin menyewanya untuk melakukan sesuatu.
Tifa : “Cloud, ini orang yang kuceritakan padamu yang ingin menyewamu sebagai tentara bayaran.”
Cloud : “baik…”
Tifa dan Cloud masuk ke Seventh Heaven, bar milik Tifa.
Di tempat itu, cloud menemui seorang bertubuh besar dan berkutit hitam dengan Machine Gun di tangan kanannya.
??? : “Tifa, inikah orang yang kau maksud sebagai 1st class soldier?”
Tifa : “ya… inilah dia… Cloud Strife 1st class SOLDIER”
??? : “dia? Si kerempeng ini?”
Tifa : “begini-begini dia juga setara Sepiroth”
Sepiroth adalah seorang 1st class SOLDIER yang memiliki kekuatan yang luar biasa.
??? : “Oh… Sepiroth si gila itu?”
Cloud : “Sepiroth… Aku kenal dia”
Tifa : “benar kan? Ia kenal sepiroth!”
??? : “Wow, pertama kita berkenalan dulu, Aku Barret, pemimpin AVALANCHE di Midgar ini. Tugas kami sebagai AVALANCHE….”
Cloud : “Yang kuinginkan hanya kau memberiku tugas dan aku menjalankannya, lalu kau membayarku.”
Barret : (berbisik) “Tifa, temanmu yang satu ini susah diajak bicara!”
Barret : “baik, Clawd, tugas pertamamu adalah meledakan Salah satu reaktor Shinra.”
Cloud : “Namaku Cloud!! Lagipula Itu mudah, aku sering ke reaktor-reaktor di seluruh dunia untuk membereskan masalah.”
Cloud : “Berapa bayaranku?”
Barret : “3000 Gil, itu cukup?”
Cloud : “Tidak, jadikan 4000 Gil atau aku tidak akan ikut”
Barret : “Baik 4000… (berbisik) Tifa, aku pinjam uang yang kuberikan untuk sekolah Marleene, kalau mau menyalahkan, salahkan temanmu itu”
Cloud : “aku dengar itu… baiklah… 3000 Gil tetapi untuk misi selanjutnya aku mau lebih”
Barret : “Ini adalah misi pertamamu sebagai AVALANCHE… Kau naik kereta ke 16 besok dan turun di sektor 6 Midgar, selanjutnya kami yang akan urus apa yang akan kau lakukan.
Cloud : “baik”
Keesokan harinya, AVALANCHE berangkat untuk meledakan reaktor tersebut. Cloud menaiki kereta ke 17 karena ia terlambat.
Cloud yang menumpang di atas kereta api berpikir, siapakah dirinya.
Di atas kereta
Cloud : “Apakah aku, tidak… akulah… Cloud Strife, 1st class SOLDIER…”
UNTUK CERITA LEBIH LANJUT SILAHKAN MEMAIKAN FINAL FANTASY VII MAIN STORY
Rabu, 20 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar